
Gagal menarik perhatian produsen Blackberry, Kadin optimistis mampu mengajak Google dan Facebook berinvestasi di Indonesia tahun depan. Malaysia boleh berbangga hati karena RIM lebih memilih negara itu sebagai lokasi pabrikan Blackberry. Padahal, seperti kita semua tahu, konsumen smartphone asal Kanada itu lebih banyak ada di Indonesia ketimbang Negeri Jiran Malaysia. "Walaupun begitu kita tak perlu kecewa," kata Didie W. Soewondho, Wakil Ketua Umum bidang Telekomunikasi, Teknologi Informasi,...